Job Search, Job Listing, Opportunity
Work at home job, job vacancy
find a job, vacancy list, cari lowongan
Butuh, Segera, secretary, director

Archive for December, 2006

PhD - Program - Germany

TU Freiberg http://www.fak3.tu-freiberg.de/phd/phd_courses.html http://www.phd.tu-freiberg.de/uebersetzung/englishversion.html
Fraunhofer Gesellschaft http://www.cnt.fraunhofer.de/fhg/cnt_en/Jobs/index.jsp (HOT) http://www.ikts.fraunhofer.de/jobs/job3.html http://www.ikts.fraunhofer.de/jobs/job4.html http://www.ipms.fraunhofer.de/en/jobs/doc061212.shtml http://www.ipms.fraunhofer.de/en/jobs/doc061212.shtml
Financial Supports: www.daad.org http://www.fak3.tu-freiberg.de/phd/funding_orgs.html
semoga bermanfaat,
Resi Ario Bismo Sensor System Technology HS-Karlsruhe

Comments

“Menata Kembali Lingkungan Hidup di Aceh & Nias”

Untuk memperingati dua thaun bencana tsunami yang melanda Aceh Nanggroe Darussalam dan Kepulauan Nias, Majalah National Geographic Indonesia dan ExxonMobil Oil Indonesia Inc. menyelenggarakan lomba karya tulis tingkat nasional bertema: “Menata Kembali Lingkungan Hidup Aceh dan Nias Pascatsunami”
Syarat-syarat lomba:
1. Peserta berstatus wartawan aktif pada saat penyerahaan karyanya 2. Artikel telah diterbitkan di salah satu media massa cetak selama periode 1 Januari 2006 sampai 28 Februari 2007 3. Artikel dikirim dalam bentuk fotocopy atau kliping, dilengkapi dengan fotocopy kartu pers yang masih berlaku 4. Artikel berbahasa Indonesia atau berbahasa Inggris. 5. Panjang artikel tidak dibatasi, tetapi harus memuat permasalahan lingkungan hidup di NAD atau Nias Pascatsunami 6. Ditulis dengan gaya feature yang memenuhi kaedah-kaedah jurnalistik 7. Dapat dituliskan secara perorangan atau berkelompok 8. Materi diterima oleh panitia paling lambat Selasa 20 Maret 2007 9. Keputusan Dewan Juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu-gugat 10. Dikirim di dalam amplop tertutup, dan pada sudut kiri atas ditulis: “Lomba Karya Tulis Nasional Geographic Indonesia” ke alamat National Geographic Indonesia, Gedung Gramedia Majalah Lt.5 Jalan Panjang No.8A, Kebon Jeruk Jakarta Barat, Jakarta 11530
Hadiah untuk para pemenang:
* pemenang I: Rp 5.000.000 + piagam penghargaan * pemenang II: Rp 3.000.000 + piagam penghargaan * pemenang III: Rp 2.000.000 + piagam penghargaan
Pemengan akan diumumkan melalui Harian Kompas pada Kamis 29 Maret 2007 serta melalui surat ke alamat masing-masing.
Sumber: Rumah Beasiswa Indonesia http://www.rumahbeasiswa.com
[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

[BUTUH INFO] beasiswa S1 akuntansi di jakarta

FYI, menurut saya, kalo kamu punya prestasi yang oke n terutama bhs inggris bagus..bole coba cari2 beasiswa yg dari luar… kalo dari binus kamu bisa lihat detailnya disini: http://www.binus.ac.id/admission/scholarship_pathway.asp di binus ada 3 macem beasiswa, berdasarkan prestasi akademik di skul, prestasi olahraga atau seni n nilai yg didpt waktu test saringan masuk ke binus.. sebenarnya beasiswa yg gak langsung dari universitas juga ada, seperti dari sampoerna foundation, dll. untuk tau beasiswa2 yg available, dari milis ini byk bgt kok infonya atau bisa jg dari http://www.milisbeasiswa.com/
untuk biaya hidup di jkt.. kos yg murah2 jg cukup byk sekitar 300rban..jadi ya total termasuk makan + ongkos + lain2 untuk hidup hemat kurang lebih 1 - 1.5 jtan d…
good luck ya..
Regards, Ari
DhanyArifianto wrote: From: Solihin Makmur Alam Date: Sat Dec 23, 2006 10:02 am Subject: Tanggapan atas Beasiswa S1 Akuntansi di Jakarta Kebetulan aku adalah Dosen Akuntansi Keuangan di Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Melihat prestasi kamu yang luar biasa, sepertinya peluang untuk mendapatkan beasiswa dari Atma Jaya untuk kamu adalah sangat besar sekali. Ada 3 kategori beasiswa Unika (Universitas Katolik) Atma Jaya Jakarta. 1. Beasiswa atas Rekomendasi dari Keusukupan Agung Jakarta (KAJ) Uskup Agung Jakarta (dalam hal ini Bapak Mgr. Julius Kardinal Darmoatmodjo, sebagai pelindung Unika Atma Jaya) akan mengeluarkan Surat Rekomendasi kepada Yayasan Unika Atma Jaya setelah mendapat Surat Keterangan dari Pastor Paroki, yang menyatakan bahwa kandidat penerima beasiswa adalah siswa berprestasi yang sangat potensial, namun mengalami kesulitan finansial. Beasiswa semacam ini adalah beasiswa penuh dari Yayasan Unika Atma Jaya plus Tunjangan Biaya Hidup. Beasiswa semacam ini tidak ada ikatan dinas dengan Unika Atma Jaya sesuai dengan Visi Unika yaitu “Option for the Poor” (Apabila Unika dihadapkan pada 2 situasi dimana ada 1 siswa mampu dengan prestasi rata-rata dan ada 1 siswa tidak mampu dengan prestasi di atas rata-rata, maka demi Visi itu, Unika harus merelakan bangku untuk si Kaya demi si Miskin). Walaupun beasiswa ini tidak ada ikatan dinas, namun beasiswa ini mempunyai ikatan moral, misalnya di kemudian hari apabila pihak Gereja atau Yayasan membutuhkan Pengajar Paruh Waktu (Part-Timer), Pengurus Paruh Waktu (misalnya Sekretaris Jurusan, Ketua Jurusan, Ketua Lembaga, Pembantu Dekan, Dekan, Pembantu Rektor, Rektor, dsb), kita diharapkan siap memenuhi panggilan itu dengan berkorban waktu, tanpa memperhitungkan untung-rugi (misalnya, waktu yang kita korbankan untuk Unika tidak sebanding dengan imbalan yang kita peroleh apabila dibandingkan dengan Merger Project / Share Valuation Project yang kita terima dari klien kita). 2. Beasiswa PMDK (Penentuan Minat Dan Kemampuan) Untuk program Beasiswa PMDK biasanya Unika menjalin hubungan dengan SMU-SMU unggulan tertentu di seluruh Indonesia (baik Katolik maupun Non-Katolik, baik Swasta maupun Negeri) untuk menjaring siswa-siswi unggulan. PMDK memberikan kepastian penempatan bagi siswa-siswi pilihan di Fakultas-Fakultas maupun Jurusan-Jurusan yang dituju dengan potongan harga 30% dari Sumbangan Uang Gedung (SPP Pokok), 30% dari Sumbangan Uang Pendidikan Semester 1 Saja (SPP Semesteran), dan 30% dari Uang SKS atas Mata Kuliah Semester 1 Saja (SPP SKS). Beasiswa ini tidak ada ikatan dinas apapun dengan Unika (Take it for Granted). 3. Beasiswa dengan Ikatan Dinas Beasiswa dengan Ikatan Dinas mempunyai prosedur yang sama dengan PMDK. Unika menjalin hubungan dengan SMU-SMU unggulan tertentu di seluruh Indonesia untuk menjaring siswa-siswi unggulan. Mereka akan diberikan beasiswa penuh beserta dengan tunjangan hidup, namun setelah lulus, mereka mempunyai ikatan dinas dengan Unika, dengan rumus (N+1). N = Masa Studi Kandidat di Unika Atma Jaya. Disamping 3 macam kategori beasiswa di atas, Unika mempunyai 2 macam beasiswa setelah semester 1 berjalan. 1. Beasiswa Akademik Beasiswa ini diberikan kepada Mahasiswa-Mahasiswi dengan prestasi di atas rata-rata berupa potongan uang kuliah (SPP Semesteran + SPP SKS) untuk semester berikutnya. Potongan uang kuliah yang berlaku untuk semester berikutnya dilihat dari Indeks Pestasi Kumulatif (IPK) Mahasiswa-Mahasiswi di semester sebelumnya. a. IPK 3.90 - 4.00 —–> dapat Potongan Uang Kuliah 50% b. IPK 3.75 - 3.89 —–> dapat Potongan Uang Kuliah 25% c. IPK 3.50 - 3.74 —–> dapat Potongan Uang Kuliah 10% Beasiswa ini dapat diperoleh setelah kandidat menyelesaikan Semester 1. 2. Beasiswa Yayasan Unika Atma Jaya Beasiswa ini diberikan kepada Mahasiswa-Mahasiswi yang tidak mampu tanpa melihat prestasi mereka. Ada beberapa dokumen yang harus dilengkapi untuk mendapatkan beasiswa ini. a. Surat Keterangan dari Pastor Paroki yang menyatakan bahwa Kandidat Penerima Beasiswa adalah dari keluarga kurang mampu (bagi Kandidat yang Non-Katolik, dapat membawa Surat Keterangan dari Ketua RT). b. Foto Kopi Rekening Listrik dan Rekening Telepon untuk 3 Bulan terkahir. c. Foto Kopi Pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) tahun terakhir saja. d. Mengisi Formulir Aplikasi Beasiswa. Nantinya ada tim Panitia Beasiswa yang terdiri dari (Pastor Unika Atma Jaya, Tim dari Yayasan Unika Atma Jaya, Tim dari KWI - Konferensi Wali Gereja Indonesia) yang akan melakukan wawancara dengan kandidat, sekaligus melakukan kunjungan kerumah kandidat untuk melakukan wawancara dengan orang tua di rumah. Beasiswa ini dapat diajukan setelah kandidat menyelesaikan Semester 2. Oke, semoga membantu Salam, Solihin Makmur Alam — In beasiswa@yahoogroups.com, li_yen wu wrote: > > Teman-teman milister, saya sdg mencari beasiswa S1 > akuntansi di jakarta. Kalau bisa, tentu saja di > universitas terkenal atau favorit, spt UI, atmajaya, > untar, stie trisakti, stie ibii, binus, dll.. Bgmn > saya bs memperoleh beasiswa? Apa saja yg diperlukan & > bgmn prosedur aplikasi beasiswa? Siapa yg men-supply > beasiswa, apakah ada ikatan kerja? Saya ingin > memperoleh beasiswa agar bs melanjutkan studi ke > perguruan tinggi serta biaya hidup & kuliah di jkt > sepertinya relatif tinggi.. Brp y kira2 biaya hidup + > studi di jkt per bulan jika sdh memperoleh beasiswa? > Saya termasuk siswa yg beruntung krn prnh bbrp kali > mengikuti lomba & kegiatan tingkat nasional & regional > (antarprovinsi), krn itu saya sangat membutuhkan > beasiswa agar bs melanjutkan studi. Saya meminta saran > dr tmn2, terutama yg sdh memperoleh beasiswa. Terima > kasih. MERRY
Send instant messages to your online friends http://asia.messenger.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

Pameran Pendidikan Jepang 2007

Dear All Saya dapat inforamsi dari JASSO Indonesia ttg Pameran Pendidikan Jepang 2007. Pameran ini rencananya akan diadakan pada : 3 Feb 2006 di JCC Marriot Surabaya 4 Feb 2006 di JCC Balai Sidang Jakarta Pameran ini hanya diadakan 1 tahun 1 kali saja. Di pameran ini akan hadir universitas, lembaga bahasa Jepang dan juga Kedubes dan Konjen Jepang dan juga PERSADA. Jadi bisa berkonsultasi langsung dengan pihak universitas, sekolah bahasa dll (JASSO akan menyediakan interpreternya). Untuk pameran yang di Surabaya, JASSO pertama kali mengadakannya di sana. Ada kekhawatiran jika pengunjung sedikit, universitas atau pihak yang diajak kerjasama menjadi segan untuk diajak berpartisispasi dalam pameran tahun depan :( Yuk, kita ramaikan pameran dan jadikan kesempatan untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya….. Regards, Wikky Fawwaz Al Maki Graduate School of Science and Engineeirng Ritsumeikan University Kusatsu-shi, Shiga-ken

Comments

Sustainable Environmental Management

Beahrs Environmental Leadership Program, University of California, Berkeley 2007 Summer Certificate Course: Sustainable Environmental Management JUNE 22 - JULY 14, 2007
We are seeking applicants for the 2007 summer certificate course in Sustainable Environmental Management at the University of California, Berkeley. The 2007summer course brochure and application in MS Word and as a pdf may be downloaded from the web site Welcome Page, see Quick Links: http://nature. berkeley. edu/BeahrsELP. Applications must be received no later than February 1, 2007
The Beahrs ELP (ELP) links the complex local and global environmental challenges of practitioners and decision-makers around the world with state-of-the- art knowledge and interdisciplinary perspectives in environmental and natural resource science, policy and leadership at U.C. Berkeley. The core component of the ELP is an annual three-week summer course in Sustainable Environmental Management held on the Berkeley campus. Course graduates become members of the Berkeley ELP Alumni Network that supports on-going learning, peer exchange and collaborative research and policy projects through the Small Grants Initiative.
Each summer 35-40 mid-career environment and sustainable development professionals participate from academia, government, NGOs and the private sector. A limited number of partial scholarships are available. There are no full scholarships. Application review begins January 1 and applications must be received no later than February 1, 2007. Please contact Program Representative, Leslie Correll, or Program Co-directors, Robin Marsh and David Zilberman, for more information: BeahrsELP@.. . Please forward this email to share this information with others who may be interested.
Robin Marsh & David Zilberman Co-Directors, Beahrs ELP Leslie Correll Program Representative, Beahrs ELP
Beahrs Environmental Leadership Program http://cnr.berkeley .edu/beahrselp CENTER FOR SUSTAINABLE RESOURCE DEVELOPMENT College of Natural Resources 4 Giannini Hall #3100 University of California Berkeley, CA USA 94720-3100 Tel. 510-643-4200 Fax 510-643-4483
For it isn’t enough to talk about peace, one must believe in it. And it isn’t enough to believe in it. One must work at it. -Eleanor Roosevelt

We cannot control the directions of the wind, but may be we can adjust our sails
==================== Handoko Adi Susanto Department of Environmental Changes Kyushu University Fukuoka, Japan
__________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com
[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

US Menjadi Standar Kelulusan

US Menjadi Standar Kelulusan http://www.pikiran-rakyat.co.id/cetak/2006/122006/26/07-pendidikan.htm BANDUNG, (PR).- Pemerintah kembali mengubah standar kelulusan. Jika sebelumnya kelulusan siswa hanya dipengaruhi nilai ujian nasional (UN), kini melalui peraturan menteri (permen), nilai ujian sekolah (US) juga menjadi salah satu parameter menentukan.
Permen yang belum mendapatkan nomor itu menyebutkan, untuk mencapai kelulusan, siswa harus memiliki nilai US rata-rata minimal 6,0. Jika nilai tidak terpenuhi, siswa tidak bisa dinyatakan lulus. Sebaliknya, walaupun nilai rata-rata UN di atas 5,0. Jika nilai rata-rata US kurang dari 6,0, siswa tidak bisa lulus. US mengujikan setiap mata pelajaran yang tidak diikutsertakan dalam UN.
“Tidak ada perubahan yang esensial dari tahun lalu, kecuali standar nilai kelulusan semakin tinggi. Perbedaan lainnya, sekarang tidak ada pengumuman ujian nasional,” ujar Furqon, Ph.D., anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) usai seminar nasional “Tinjauan Kritis Perbandingan Kurikulum” di UPI, Kamis (21/12).
Menurut Furqon, hasil ujian akan diberikan kepada sekolah untuk diolah bersama nilai ujian sekolah dan penilaian lain. “Sekolahlah yang menentukan apakah siswa sudah bisa menyelesaikan pembelajaran atau tidak. Penentuan kelulusan itu dilakukan melalui rapat dewan guru,” tuturnya. Berdasarkan permen tersebut, lanjut Furqon, sekolah harus mempertimbangkan beberapa kriteria utama. “Misalnya, apakah siswa mengikuti seluruh program pembelajaran atau tidak. Lalu, ada juga penilaian dari guru tentang akhlak mulia, ketakwaan, olah raga, agama, dan budi pekerti. Minimal, siswa harus memiliki nilai baik,” ujarnya.
Furqon mengungkapkan, nilai “baik” tidak menutup kemungkinan bersifat subjektif. Terlebih karena objek-objek penilaian tersebut tidak memiliki standar mutlak. Namun, karena berasal dari beberapa kepala, hasilnya bisa mendekati objektif.
“Penetapan faktor-faktor akhlak dan budi pekerti dalam standar penilaian kelulusan merupakan bagian dari kebijakan pemerintah dalam menampung aspirasi masyarakat. Masyarakat tidak hanya menuntut lulusan berotak pintar,” katanya.
Furqon menampik jika pemberlakuan standar baru itu akan membebani siswa. Dia justru berpendapat, standar tersebut akan meringankan beban siswa karena kelulusan tidak lagi bergantung pada satu parameter seperti sebelumnya.
“Dengan standar baru ini, kelulusan setidaknya ditentukan oleh empat parameter, yaitu UN, US, UN dan US, serta guru. Masing-masing parameter tersebut memiliki kekuatan untuk memveto satu sama lain. Jika salah satu saja tidak terpenuhi, kelulusan siswa bisa ditangguhkan,” ujar Furqon.
Meskipun permen tersebut belum memiliki nomor, namun menurut Furqon, permen telah sampai kepada Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Bahkan, menurut pengakuan Iwan Hermawan, Sekjen FAGI, beberapa sekolah di Bandung telah mendapatkan duplikatnya.
“Sebatas pengetahuan saya, hingga Selasa, permen tersebut masih belum ditandatangani Mendiknas. permen tersebut masih dalam tahap pemeriksaan Biro Hukum, untuk mengecek apakah isinya ada yang bertentangan dengan perundang-undangan yang berlaku atau tidak,” katanya.
Duplikat permen
Kepala Sekolah SMAN 3 Bandung, Cucu Saputra, membenarkan jika sekolahnya telah mendapatkan duplikat permen tersebut. Namun, ia mengaku, belum mempelajarinya lebih lanjut. Sementara, Amin Wijaya, Kepala Sekolah SMAN 1 Margahayu Kab. Bandung, mengaku belum menerimanya.
Beberapa guru yang sempat membaca permen tersebut menilai, pemberlakukan permen baru itu akan berimbas buruk pada kinerja sekolah. Menurut salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya, dengan peraturan kelulusan semakin ketat, tidak metutup kemungkinan jika ke depannya fungsi sekolah tak jauh berbeda dengan lembaga bimbingan belajar.
Namun, Furqon menyangkal hal itu. Menurut dia, sekolah yang memiliki kualitas baik tidak akan hanyut sekadar mengejar target kelulusan siswa. (A-150)***

[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

[Butuh Info] Pelatihan-Pelatihan mengenai Proses Pemesinan?

Halo,
Kebetulan saya lulus dari Mesin ITB, disana ada dosen satu yang terkenal ampuh dan tak ada duanya dalam proses pemesinan (huehuehue…) Beliau bernama Dr. Ir. Taufik Rochim, mungkin saudara dapat menghubungi beliau di departemen Mesin ITB.
Meditya Wasesa

Comments

Selamat Hari Natal & Tahun Baru!

Milis Beasiswa mengucapkan:
“Selamat Hari Natal 25 Desember 2006
dan
Tahun Baru 1 Januari 2007″

Comments

[beasiswa] [Butuh Info] Biaya hidup di Belgium Vs Singapura

ini sekedar gambaran saja. Saat ini saya study di Leuven melalui beasiswa vlir. Untuk tempat tinggal bagi non-scholars disini sekitar 230-400 euro, sedang untuk biaya makan dll (masak sendiri) sekitar 80 euro. Saya sendiri dalam satu bulan hanya membutuhkan 300 euro including tempat tinggal 171 euro (karena ada subsidi). Saya pernah bekerja di singapur selama 2 thn, disana sewa kamar sekitar 200 - 400, dan total biaya hidup termasuk sewa kamar sekitar 1200 (makan beli luar). Semoga bisa membantu C. Ratih
Setio Pramono wrote: tambahan buat info dr adji.. biaya hidup di brussel relatif lebih tinggi dr daerah kami (hasselt).. overall living cost more or less 500 euro perbulan… untuk living di student room sama makan masak sendiri..
ok?
Setia Pramana Master of Science in Biostatistics Hasselt Universiteit Belgium

Comments

Pelatihan-Pelatihan mengenai Proses Pemesinan?

Saya seorang tenaga pengajar honorer salah satu perguruan tinggi swasta di Jakarta. Saya membutuhkan informasi dari rekan-rekan yang tahu mengenai pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan proses pemesinan. Atau minimal, petunjuk kemana saya harus menghubungi untuk mengetahui info pelatihan-pelatihan semacam itu. Adakah rekan-rekan yang bisa membantu?
Salam kenal, Sherly Novita

Comments

· « Previous entries