Job Search, Job Listing, Opportunity
Work at home job, job vacancy
find a job, vacancy list, cari lowongan
Butuh, Segera, secretary, director

Archive for December, 2008

[INFO] Otodidak Bahasa Inggris

Dear Riswanto and all,
I have created a mailing list http://groups.yahoo.com/group/my-GOBI (Grup Otodidak Bahasa Inggris) for facilitating your English self- learning. I put Riswanto as a moderator of the group, is it OK, Riswanto? I put “my” to make it very personal, it is yours and you are responsible for its sustainability. OK???
I have created some folders for e-books or any other information under the same file headings. I will ask my daughter to assit me in uploading some English e-books.
Well, those who are joining the group may use this mailing list to do practising your English. Hope you are happy with this mailing list. Any of you may support your GOBI.
I am still in the hospital till next Tuesday or Wednesday and busy with final test semester.
Have a Happy New Year 2009 and I’d like to wish you a very healthy, happy, successful and productive 2009!!!
Love, Pangesti

— In beasiswa@yahoogroups.com, riswanto tan wrote: > > Bu Pangesti dan rekan-rekan lain,…Mungkin ini agak2 gak berhubungan dengan milis beasiswa tetapi saya pikir milister perlu dikasih tau perkembangan grup otodidaknya,…. jadi mohon diluluskan ya admin,… ^^ > GO! English (Grup Otodidak Bahasa Inggris) baguskan namanya, heheheee :pakan mengadakan pertemuan pertama di LIA Depok jam 10 sabtu ini (3 Jan 09) untuk membahas segala sesuatu yang dibutuhkan dan kalo memungkinkan memulai pelajaran pertamanya (lihat situasi dan kondisi dulu karna kita semua bener2 BARU KENAL). buat yg datang jangan lupa bawa semua persenjataan dan perbekalan TOEFL atau IELTS nya.Di mulai dengan kesepakatan  7 orang yg tidak saling kenal dimana dengan 1 orang dari SLIPI yang akan ikut sementara sampai GO! English cabang JAKBAR (loh,… udah kaya tempat les pake cabang^^) terbentuk.Tapi,… saat ini sudah ada tambahan sekitar 12 orang lagi (total 19 jadinya) yang menyatakan minatnya untuk ikut bergabung dan bila terus bertambah kita semuanya menerima dengan senanng hati untuk datang di LIA Depok sabtu ini,…  mengenai lokasi sudah di putuskan sejak masih 7 org doank jadi untuk sementara tetap dilaksanakan di Depok.Kami juga menyadari > bahwa gak mungkin belajar dengan orang sebanyak itu, tetapi kita juga gak mau menolak orang yg berminat dan INGIN BELAJAR. Untuk itu, biarlah pertemuan pertama serame2nya,… (itupun kalo dateng semua :p), tetapi yg pasti 7 org yg mula2 itu pasti datang,…. dan setelah itu, akan di bagi menjadi sub kelompok sub kelompok dengan jumlah anggota subkelompok yg lebih sedikit sehingga belajarnya lebih efektif (dan tentu saja tempat belajar tidak harus di LIA Depok).@ Bu PangestiDengan senang hati bu,… mohon email saya mengenai prosedur atau apa pun yg ingin ibu sampaikan. Ohya,… semoga suami ibu cepat sembuh ya,….@Allselamat tahun baru yah milister,…..jabat erat, > Riswanto > > riswanto.tan@… > > riswanto@… > > > > Call: +62-21-91735360 > > — On Wed, 12/31/08, Pangesti Wiedarti wrote: > From: Pangesti Wiedarti > Subject: E-BOOK: Re: [beasiswa] Re: [INFO] Otodidak Bahasa Inggris di Perpustakaan LB-LIA, dan…. > To: beasiswa@yahoogroups.com > Date: Wednesday, December 31, 2008, 3:15 AM > > > > > > > > > > > > > > > > > > > Dear all, > > > > Jika sudah terbentuk kelompoknya, please let me know, I may send you some > > English e-books. Atau, saya perlu seorang saja untuk dload e-book di milist > > kelas saya (untuk seminggu jadi member di situ agar bisa dload e- books), > > lalu ybs share ke rekan2 di kelompok tsb. Kita lihat cara yg terbaik > > bagaimana, sebab jika saya kirim, akan makan waktu sementara saya sibuk jaga > > suami yg masih perlu perawatan serius di rumkit atau di rumah. Just let me > > know kalo group sudah terbentuk. > > > > Salam, > > Pangesti > > ============ ========= ========= ========= == > > —– Original Message —– > > From: “Ajeng R Pitakasari” > > To: > > Sent: Wednesday, December 31, 2008 2:07 PM > > Subject: [beasiswa] Re: [INFO] Otodidak Bahasa Inggris di Perpustakaan > > LB-LIA, dan…. > > > > > Saya juga tertarik dan ingin ikut bergabung dalam kelompok belajar ini. > > > Saya tinggal di Jakarta Barat, daerah kebon Jeruk, alamat email- > > > arpitakasari@ yahoo.com. > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > ———— ——— ——— —— > > > > > > INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS: > > > http://id-scholarsh ips.blogspot. com/ > > > > > > ============ ========= ========= = > > > > > > INFO LOWONGAN DI BIDANG MIGAS: > > > http://www.lowongan -kerja.info/ lowongan/ oil-jobs/ > > > > > > ============ ========= ========= = > > > > > > INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA? > > > Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscrib e@yahoogroups. comYahoo! Groups > > > Links > > > > > > > > > > > > > ———— ——— ——— ——— ——— ——— - > > > > Internal Virus Database is out of date. > > Checked by AVG. > > Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.23.2/1392 - Release Date: 4/22/2008 > > 3:51 PM > > > > > > > > > > ____________ _________ _________ _________ _________ _________ _ > > All new Yahoo! Mail “The new Interface is stunning in its simplicity and ease of use.” - PC Magazine > > http://uk.docs. yahoo.com/ nowyoucan. html > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] >

Comments

[beasiswa] “Beasiswaku Berhasil”—(beasiswa dalam tanda kutip)=Morning Story

Wah iya,..menyambung cerita si ibu rumah tangga,..btw saya juga pemburu beasiswa yang pada akhirnya saat ini menerima untuk sementara jabatan sebagai ibu rumah tangga juga,…
Sebenarnya mungkin perjuangan saya untuk meraih beasiswa belum optimal,..emang bener banget tuh,…niat emang kudu diluruskan,…sekolah bukan untuk dapet prestige atau mau going abroad,..
Seingat saya,..Tuhan meninggikan beberapa derajat orang yang sedang menuntut ilmu,..karena logikanya menurut saya,..orang yang menuntut ilmu sesungguhnya tengah berupaya memperoleh the real truth,..kebenaran sejati dalam hidupnya ,..apa pun studi nya itu,..mau belajar agama kek,..mau belajar dagang kek,.mau belajar bahasa,..belajar tentang gunung berapi kek,….is striving for excellence supaya bisa menyumbang kepada perbaikan hidup umat manusia di dunia ini dengan modal pikiran yang sudah dianugrahkan Tuhan YME,…at least untuk dirinya sendiri,..hopefully menjadi orang yang lebih baik ,..dalam cara berfikir dan bertindak setelah melalui proses dan perjuangan yang melelahkan,…syukur2,..bisa mentransfer ilmu pada orang lain,..supaya gak pinter sendiri ,..hehehe
well,..meski untuk sementara menjadi ibu rumah tangga,..belajar tetap tidak akan usai,..dalam hal apa pun,..mau belajar berdandan,..bertata krama,..belajar masak yang sehat untuk keluarga,…sejatinya adalah untuk aktualisasi diri juga tidak hanya semata untuk suami atau anak,..sebagai mahluk yang sudah diberikan begitu banyak potensi yang layak dikembangkan,…neverending learning in the school of life,….whatever your subject is,..
So,..para pemburu beasiswa,..don’t give up ( ini juga buat saya sendiri sih) ,.. Saya masih ikut milis ini…meski udah jadi ibu rumah tangga ( saja) demi perkembangan periode emas balita saya saat ini,..dan menikmati setiap testimoni keberhasilan sebagai bahan bakar penyemangat,..who knows some day I will be back to the battle ….

leo siagian wrote: Wah ceritanya bagus sekali. Mengingatkan saya akan apa yang saya sudah dapatkan setalah 4,5 tahun berusaha mencari beasiswa. Saya dulu sempat berfikir, bahwa dalam waktu yang tidak begitu lama setelah kelulusan, saya akan dapat melanjutkan sekolah lagi. Ternyata, waktu yang sebentar itu lamanya 4,5 tahun. Setiap tahun, saya mencoba melamar dari satu beasiswa ke beasiswa lain. Bertanya ke kiri dan kanan, kadang ada jawaban, namun seringkali juga informasi disembunyikan (harus maklum karena beasiswa juga kompetisi).
Beberapa kali saya sampai pada tahap wawancara, Percaya Diri meningkat tinggi karena kandidat tinggal sedikit. Tapi pada kenyataannya kemudian, saya gagal lagi dan gagal lagi. Tapi semangat berburu beasiswa memang tidak harus langsung meredup manakala kegagalan itu kita dapatkan. Bahkan saya memiliki pengalaman bahwa dokumen tidak sampai di panitia seleksi (padahal sudah di pooling kok bisa ada yang dokumennya hilang ya), tapi kemudian mulai bangkit lagi untuk mencari beasiswa yang lain.
Temans, Memang mencari beasiswa itu banyak duka dan suka (dibalik agar siap menerima kenyataan yang pahit), oleh karena itu persiapkan semua dokumen umum seperti ijazah, transkrip dan terjemahannya, paspor dan dokumen pendukung lainnya jauh hari sehingga ketika info datang dan waktu mendesak, kita masih mampu untuk mengejar. Selain itu, membaca surat ini, saya mengingat apa yang pernah dikatakan oleh teman saya. Beasiswa itu banyak (ada yang streamline dan ada yang below streamline). Seringnya kita mengetahui beasiswa yang diumumkan secara luas, tentu saingannya banyak bukan, seperti ADS, Fullbright, STUNED, dsb. Mengapa tidak kita coba beasiswa lainnya? Yang tidak banyak diketahui orang. Karena banyak negara2 kaya menawarkan beasiswa seperti Finlandia, Swedia, Eropa Timur, Korea, Jepang, bahkan Filipina. Yang perlu kita lihat adalah niat kita untuk belajar. Seringkali mungkin negara seperti Filipina tidak masuk hitungan, karena stipend yang rendah mungkin ya. Tapi jujur saja, saya sebenarnya tertarik untuk belajar disana. Beberapa senior pengajar di Universitas Indonesia mengatakan kepada saya, memang beasiswanya kecil tapi ilmunya sangat bagus. Dan memang sistem pendidikan di Filipina menggunakan sistem pendidikan USA, bahkan kalau tidak salah JD (Judicial Degree) di Filipina akan lebih mudah untuk praktik di US ketimbang dari negara lain. Bahkan salah satu Prof di Fakultas Ekonomi yang mumpuni adalah lulusan Filipina (Prof. Prijono Tjiptoherijanto) dan dapat melanjutkan kuliah ke University of Hawaii at Manoa.
Jadi teman-teman, mulai dari sekarang harus terus bergiat berusaha mencari beasiswa, dan menghilangkan budaya dependensi. Selama waktu 4.5 tahun ini, saya selalu belajar dari satu kesalahan beasiswa ke beasiswa lainnya. Terus memperbaiki tulisan tentang diri saya. Pada awalnya, saya sering menggunakan bahasa yang puitis, maksudnya sih ingin menggugah penilai, pada kenyataannya hal itu bukan yang diinginkan. Ternyata hal-hal tentang kita haruslah mencerminkan diri kita dan peran kita di masyarakat yang memungkinkan kita diterima dalam skema beasiswa tersebut.
Akhirnya saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2009, dan mengingatkan bahwa NUS dan University of Phillipines akan tutup 30 Januari, STUNED akan tutup 15 April, lalu disusul oleh Erasmus Mundus (mungkin ya) dan Fullbright (Sepertinya April juga) dan berbagai beasiswa lainnya. O ya saya hampir lupa, salah satu cara untuk mendapat beasiswa below streamline adalah dengan kadang dengan menghubungi langsung universitas yang dituju dan bahkan profesor yang diinginkan (siapa tahu dia tertarik mendanai).
Mudah-mudahan di masa yang akan datang, akan tercipta direktori beasiswa, yang memuat semua beasiswa yang selama ini diinformasikan. Karena akan berguna bagi teman-teman.
Yah sudah… itu saja. Selamat Berjuang ya teman-teman.

For The Better Indonesia,
Leo Mualdy Christoffel Master of Diplomacy and Trade 2009 Monash University (Served Under Ministry of Trade Republic of Indonesia)

________________________________ From: fardinal frihandani To: beasiswa@yahoogroups.com Sent: Wednesday, December 31, 2008 2:28:50 PM Subject: [beasiswa] “Beasiswaku Berhasil”—(beasiswa dalam tanda kutip)=Morning Story
Dear All, Ini sambungan cerita “Beasiswaku”-Dalam tanda kutip.=CERITA 2 Mudahan jadi motivasi juga, aku sharing cerita2 di milis benar2 bukan mau pamer, sok menggurui dll, benar2 niatku tulus ingin membantu dengan caraku, lewat tulisan. aku memang suka menulis dan dari SMP banyak menjuarai lomba2 karya tulis. Suamiku bilang kenapa tidak diasah lagi bakat ku setalah 3 tahun aku vakum total, jadi aku sekalian membantu teman2 lewat cerita ku dan aku juga sambil belajar “menulis” kembali, aku senang bgt kalo ada teman2 yang mau mengkritik tulisan ku. Milis….. Suamiku bilang, kalo melakukan sesuatu LURUSKAN NIAT DULU, jadi saat aku send email pertamaku ke milis, insya allah udah lurus bgt niatnya buat sekedar membagi sedikit semangat. Milis…. Kadang kan kita “ngeyel” bgt ngejar beasiswa luar negri karena prestige, atau mau sok2 abroad dll, tapi yang pasti banyak juga yang niatnya tulus karena memang mau jadi ahli yang suatu hari nanti selain bisa menopang hidupnya dengan mapan juga bisa membantu anak2 Indonesia yang kurang beruntung. Milis, kadang saat niat negative kita muncul, kita sering lupa untuk liat detail beasiswa. Maksudnya, kan ada yang Full semua ditanggung, yang artinya kita keluar negri dengan modal yang minim juga toh nanti bisa idup disana, karena semua udah ditanggung, ada yang 50-50, jadi kita bagi dua, artinya need EXTRA money buat kita idup disana, ada yang Research scholarship-nah ini emang harus hati2 banget juga, Ask yourself, siap gak dengan komitmen nya, ntar sibuk research akhirnya bertahun2 dinegri orang gak lulus, pulang tanpa gelar, trus gimana dananya, harus benar2 jelas, ada beberapa kejadian, yang pulang tanpa title, udah capek2 karena pertama pas diajalani research scholar, ditengah jalan ada bentrok dengan profesornya lah, tempat researchnya lah yang dinegeri antah berantah pula, kecapekan dll. Banyak factor X yang kita gak siap dari jauh2 hari.. INTINYA Banyak tipe scholarship, so WE MUST READ IT CAREFULLY. Saya rasa banyak kok teman2 yang punya wawasan luas tentang ini. Dan bisa kita search di internet. Jangan karena mau “sok abroad” kadang kita lupa hal2 sepele tapi penting. Ada lho yang mahasiswa Indo yang gila di Belanda, karena ternyata beasiswanya gak seperti yang dibayangkan. Akn lebih safe dengan beasiswa yang udah kita familiar bgt, atau jelas kerjasamanya. BUANYAK bgt beasiswa kalo kita hunting di net. SO, watch your step. HUNTING BEASISWA tu menarik bgt, adrenalin jadi naik, BANYAK BGT hal2 sepele yang mesti kita tau buat jadi besar dan berhasil. Sekedar cerita….. Kalo kata suamiku, waktu suamiku bareng “future” bosnya di Australia, bos nya selalu menerangkan sesuatu berdasarkan pengalaman, misal mereka biasa meledakakan lereng dengan sudut tertentu beradasarkan pengalaman, tapi kalo kata suamiku kita juga perlu itungan “ilmiahnya” agar meminimalkan human error, jadi di COMBINE ada pengalaman, ada hitungan realnya, jadi semua jadi klop. Saling back up lah Artinya… Kita juga bicara berdasarkan fakta Sama halnya dengan beasiswa, kita sharing dengan banyak orang tapi kita mesti punya itungan “real” dikertas. Teman2 milis yang baik… Aku udah banyak bgt gagal trus bangun lagi, gagal lagi dan bangun lagi, baik dari soal karier, beasiswa, soal pribadi dll, tapi kalo kata suamiku aku tipe yang NGEYEL dan NGOYO dalam artian positif. Jadi aku punya stok semangat yang banyak banget. Caranya. AMBIL SEMUA YANG BURUK YANG TERJADI AMA KITA buat jadi PELAJARAN. Hari pertama pasti masih terasa sakit, hari kedua sedikit sakit, hari demi hari sakitnya kurang dan makin lama sakitnya ilang. NANTINYA Kita akan gak tau lagi gimana rasa sakitnya tapi akan ingat itu PERNAH TERJADI Milis yang baik, Suamiku cinta pertama ku (semoga jadi yang selamanya), kami pacaran 13 tahun dan nikah 3 tahun. Bisa dibayangkan banyak SUKA DUKA yang udah kami jalani. Suamiku juga selalu baca tulisan ku. Sekarang suamiku lagi terbang ke Papua, saat suamiku ikutan baca, aku ingin dia tau, terimakasi untuk selalu berusaha hadir saat aka jatuh dan beri semangat padaku bahwa aku bisa. Terimakasih untuk selalu bicara manis dan lembut walaupun hatinya jengkel liat sifatku yang egois, keras kepala dan ambisi. Terimakasih buat semua cintanya. Dulu waktu aku down suamiu send cerita ini…. Di Arab dulu, ada seorang perempuan super cantik, dan saat menikah maharnya 100 ekor kambing, dan ditempat yang sama ada perempuan yang buruk rupa dan semua orang bilang, jangankan semut, bangkaipun dak akan ada satu orang lelaki pun yang mau menjadikan mahar baginya. Suatu hari ada pemuda dari desa tetangga yang melamar gadis buruk rupa itu dengan mas kawain 1000 ekor sapi. Banyak yang bilang pemuda itu gila, dan banyak pula yang bilang mungkin buta karena mau menikahi perempuan jelek. Penduduk desa tempat asal wanita jelek tadi secara terbuka bergunjing bahwa wanita jelek itu pasti dirumah suaminya dijadikan budak, atau gak dikasi makan atau apalah yang jelek2 karna saking gak “indah” nya wanita jelek itu. Trus mereka memutuskan untuk berkunjung kesana buat memastikan, saat mereka datang, wanita cantik yang membukakan pintu dan membuatkan mereka teh. Trus mereka Tanya dimana wanita jelek dari desa mereka, trus wanita cantik tadi bilang, aku lah wanita itu. Mereka gak percaya. Wanita itu bilang, karena suamiku begitu menghargaiku, begitu mencintaiku, maka aku yang buruk rupa ini berusaha memberikan yang terbaik yang aku punya, Maka aku belajar berdandan, belajar tata karma dan belajar banyak hal bagus untuk menyenangkan hati suamiku Milis CINTA dan SEMANGAT dari orang-orang terdekat bisa jadi extra power buat kita hunting APAPUN didunia ini Ini aku bisa tulis email pagi2 karena biadadari ku udah makan pagi, jajan dan mandi pagi. HIDUPKU SIBUK BANGET sebagai “ibu RUMAH TANGGA”. Waktu 10 menit berharga banget karena aku bisa melakukan hobiku. Ini bidadariku udah mulai merengek. Mulai bosan denga Tom Jerry nya Aku harus stop dulu Salam persahabatan

[Non-text portions of this message have been removed]
————————————

Comments

[INFO] Otodidak Bahasa Inggris di Perpustakaan LB-LIA, dan….

Dear Kakak2 Milis Beasiswa Kulonuwun, nama saya Richard Reynaldo saya juga tertarik dengan kegiatan ini. saya wong jogja tinggal di palmerah, jakarta barat. alamat email saya di reynaldo_richard@yahoo.com
Jabat Erat, Richard.
— On Wed, 12/31/08, edo widodo wrote: From: edo widodo Subject: Bls: [beasiswa] Re: [INFO] Otodidak Bahasa Inggris di Perpustakaan LB-LIA, dan…. To: beasiswa@yahoogroups.com Date: Wednesday, December 31, 2008, 4:16 AM

saya tertarik juga, say dr jogja ini alamat email saya edo_redcenter@ yahoo.co. id

[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

[INFO] Otodidak Bahasa Inggris

Bu Pangesti dan rekan-rekan lain,…Mungkin ini agak2 gak berhubungan dengan milis beasiswa tetapi saya pikir milister perlu dikasih tau perkembangan grup otodidaknya,…. jadi mohon diluluskan ya admin,… ^^ GO! English (Grup Otodidak Bahasa Inggris) baguskan namanya, heheheee :pakan mengadakan pertemuan pertama di LIA Depok jam 10 sabtu ini (3 Jan 09) untuk membahas segala sesuatu yang dibutuhkan dan kalo memungkinkan memulai pelajaran pertamanya (lihat situasi dan kondisi dulu karna kita semua bener2 BARU KENAL). buat yg datang jangan lupa bawa semua persenjataan dan perbekalan TOEFL atau IELTS nya.Di mulai dengan kesepakatan  7 orang yg tidak saling kenal dimana dengan 1 orang dari SLIPI yang akan ikut sementara sampai GO! English cabang JAKBAR (loh,… udah kaya tempat les pake cabang^^) terbentuk.Tapi,… saat ini sudah ada tambahan sekitar 12 orang lagi (total 19 jadinya) yang menyatakan minatnya untuk ikut bergabung dan bila terus bertambah kita semuanya menerima dengan senanng hati untuk datang di LIA Depok sabtu ini,…  mengenai lokasi sudah di putuskan sejak masih 7 org doank jadi untuk sementara tetap dilaksanakan di Depok.Kami juga menyadari bahwa gak mungkin belajar dengan orang sebanyak itu, tetapi kita juga gak mau menolak orang yg berminat dan INGIN BELAJAR. Untuk itu, biarlah pertemuan pertama serame2nya,… (itupun kalo dateng semua :p), tetapi yg pasti 7 org yg mula2 itu pasti datang,…. dan setelah itu, akan di bagi menjadi sub kelompok sub kelompok dengan jumlah anggota subkelompok yg lebih sedikit sehingga belajarnya lebih efektif (dan tentu saja tempat belajar tidak harus di LIA Depok).@ Bu PangestiDengan senang hati bu,… mohon email saya mengenai prosedur atau apa pun yg ingin ibu sampaikan. Ohya,… semoga suami ibu cepat sembuh ya,….@Allselamat tahun baru yah milister,…..jabat erat, Riswanto
riswanto.tan@yahoo.com
riswanto@ui.ac.id

Call: +62-21-91735360
— On Wed, 12/31/08, Pangesti Wiedarti wrote: From: Pangesti Wiedarti Subject: E-BOOK: Re: [beasiswa] Re: [INFO] Otodidak Bahasa Inggris di Perpustakaan LB-LIA, dan…. To: beasiswa@yahoogroups.com Date: Wednesday, December 31, 2008, 3:15 AM

Dear all,

Jika sudah terbentuk kelompoknya, please let me know, I may send you some
English e-books. Atau, saya perlu seorang saja untuk dload e-book di milist
kelas saya (untuk seminggu jadi member di situ agar bisa dload e-books),
lalu ybs share ke rekan2 di kelompok tsb. Kita lihat cara yg terbaik
bagaimana, sebab jika saya kirim, akan makan waktu sementara saya sibuk jaga
suami yg masih perlu perawatan serius di rumkit atau di rumah. Just let me
know kalo group sudah terbentuk.

Salam,
Pangesti
============ ========= ========= ========= ==
—– Original Message —–
From: “Ajeng R Pitakasari”
To:
Sent: Wednesday, December 31, 2008 2:07 PM
Subject: [beasiswa] Re: [INFO] Otodidak Bahasa Inggris di Perpustakaan
LB-LIA, dan….

> Saya juga tertarik dan ingin ikut bergabung dalam kelompok belajar ini.
> Saya tinggal di Jakarta Barat, daerah kebon Jeruk, alamat email-
> arpitakasari@ yahoo.com.
>
>
>
>
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> ———— ——— ——— ——
>
> INFO, TIPS BEASISWA, FAQ - ADS:
> http://id-scholarsh ips.blogspot. com/
>
> ============ ========= ========= =
>
> INFO LOWONGAN DI BIDANG MIGAS:
> http://www.lowongan -kerja.info/ lowongan/ oil-jobs/
>
> ============ ========= ========= =
>
> INGIN KELUAR DARI MILIS BEASISWA?
> Kirim email kosong ke beasiswa-unsubscrib e@yahoogroups. comYahoo! Groups
> Links
>
>
>

———— ——— ——— ——— ——— ——— -

Internal Virus Database is out of date.
Checked by AVG.
Version: 8.0.100 / Virus Database: 269.23.2/1392 - Release Date: 4/22/2008
3:51 PM

____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
All new Yahoo! Mail “The new Interface is stunning in its simplicity and ease of use.” - PC Magazine
http://uk.docs. yahoo.com/ nowyoucan. html

[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

[beasiswa] [BUTUH INFO] ERASMUS MUNDUS

yg no 1, penjelasan bagaimana sistem penilaian di universitas: - apakah menggunakan skala A-E (A yang paling tinggi), 1-4 (1 yang paling tinggi), dll - juga perlu diterangkan, misal: kriterianya apa sehingga bisa mendapat A - begitu pula untuk gelar kelulusan, misal: cum laude, kriterianya apa - apa artian 1 kredit/sks dalam sistem perkuliahan
- yansen
— On Wed, 12/31/08, Cut Rina Khairani wrote: From: Cut Rina Khairani Subject: Re: [beasiswa] [BUTUH INFO] ERASMUS MUNDUS To: beasiswa@yahoogroups.com Date: Wednesday, December 31, 2008, 12:03 AM

yg no 2, mungkin mata kuliah yg kuantitatif alias hitung2an (untuk sarjana ekonomi)

____________ _________ _________ __
From: Zairil [Gmail]
To: beasiswa@yahoogroup s.com
Sent: Monday, December 29, 2008 7:59:11 PM
Subject: [beasiswa] [BUTUH INFO] ERASMUS MUNDUS

dear all

saya ingin menanyakan bbrp hal sehubungan dgn form yana ada di erasmus
mundusm disana dilampiran form tersebut ada item pertanyaan sbb:

1. …document here the marking system used in your university.. .

ada rekan2 yang tau maksud dari statement diaras? mohon sharingnya.. ..

2. lalu:
…title economics of quantative subjects taken and year during which
there are taken…

maksudnya hal tersebut apa ya? ada rekan2 yang bisa kasih infonya?

3. kalau ahli madya statistik bahasa inggrisnya apa ya?
mohon bantuan rekan2 sekalian

thx
ZH

[Non-text portions of this message have been removed]

[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

[beasiswa] “Beasiswaku Berhasil”—(beasiswa dalam tanda kutip)=Morning Story

Wah ceritanya bagus sekali. Mengingatkan saya akan apa yang saya sudah dapatkan setalah 4,5 tahun berusaha mencari beasiswa. Saya dulu sempat berfikir, bahwa dalam waktu yang tidak begitu lama setelah kelulusan, saya akan dapat melanjutkan sekolah lagi. Ternyata, waktu yang sebentar itu lamanya 4,5 tahun. Setiap tahun, saya mencoba melamar dari satu beasiswa ke beasiswa lain. Bertanya ke kiri dan kanan, kadang ada jawaban, namun seringkali juga informasi disembunyikan (harus maklum karena beasiswa juga kompetisi).
Beberapa kali saya sampai pada tahap wawancara, Percaya Diri meningkat tinggi karena kandidat tinggal sedikit. Tapi pada kenyataannya kemudian, saya gagal lagi dan gagal lagi. Tapi semangat berburu beasiswa memang tidak harus langsung meredup manakala kegagalan itu kita dapatkan. Bahkan saya memiliki pengalaman bahwa dokumen tidak sampai di panitia seleksi (padahal sudah di pooling kok bisa ada yang dokumennya hilang ya), tapi kemudian mulai bangkit lagi untuk mencari beasiswa yang lain.
Temans, Memang mencari beasiswa itu banyak duka dan suka (dibalik agar siap menerima kenyataan yang pahit), oleh karena itu persiapkan semua dokumen umum seperti ijazah, transkrip dan terjemahannya, paspor dan dokumen pendukung lainnya jauh hari sehingga ketika info datang dan waktu mendesak, kita masih mampu untuk mengejar. Selain itu, membaca surat ini, saya mengingat apa yang pernah dikatakan oleh teman saya. Beasiswa itu banyak (ada yang streamline dan ada yang below streamline). Seringnya kita mengetahui beasiswa yang diumumkan secara luas, tentu saingannya banyak bukan, seperti ADS, Fullbright, STUNED, dsb. Mengapa tidak kita coba beasiswa lainnya? Yang tidak banyak diketahui orang. Karena banyak negara2 kaya menawarkan beasiswa seperti Finlandia, Swedia, Eropa Timur, Korea, Jepang, bahkan  Filipina. Yang perlu kita lihat adalah niat kita untuk belajar. Seringkali mungkin negara seperti Filipina tidak masuk hitungan, karena stipend yang rendah mungkin ya. Tapi jujur saja, saya sebenarnya tertarik untuk belajar disana. Beberapa senior pengajar di Universitas Indonesia mengatakan kepada saya, memang beasiswanya kecil tapi ilmunya sangat bagus. Dan memang sistem pendidikan di Filipina menggunakan sistem pendidikan USA, bahkan kalau tidak salah JD (Judicial Degree) di Filipina akan lebih mudah untuk praktik di US ketimbang dari negara lain. Bahkan salah satu Prof di Fakultas Ekonomi yang mumpuni adalah lulusan Filipina (Prof. Prijono Tjiptoherijanto) dan dapat melanjutkan kuliah ke University of Hawaii at Manoa.
Jadi teman-teman, mulai dari sekarang harus terus bergiat berusaha mencari beasiswa, dan menghilangkan budaya dependensi. Selama waktu 4.5 tahun ini, saya selalu belajar dari satu kesalahan beasiswa ke beasiswa lainnya. Terus memperbaiki tulisan tentang diri saya. Pada awalnya, saya sering menggunakan bahasa yang puitis, maksudnya sih ingin menggugah penilai, pada kenyataannya hal itu bukan yang diinginkan. Ternyata hal-hal tentang kita haruslah mencerminkan diri kita dan peran kita di masyarakat yang memungkinkan kita diterima dalam skema beasiswa tersebut.
Akhirnya saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2009, dan mengingatkan bahwa NUS dan University of Phillipines akan tutup 30 Januari, STUNED akan tutup 15 April, lalu disusul oleh Erasmus Mundus (mungkin ya) dan  Fullbright (Sepertinya April juga) dan berbagai beasiswa lainnya. O ya saya hampir lupa, salah satu cara untuk mendapat beasiswa below streamline adalah dengan kadang dengan menghubungi langsung universitas yang dituju dan bahkan profesor yang diinginkan (siapa tahu dia tertarik mendanai).
Mudah-mudahan di masa yang akan datang, akan tercipta direktori beasiswa, yang memuat semua beasiswa  yang selama ini diinformasikan. Karena akan berguna bagi teman-teman.
Yah sudah… itu saja. Selamat Berjuang ya teman-teman.

For The Better Indonesia,
  Leo Mualdy Christoffel Master of Diplomacy and Trade 2009 Monash University   (Served Under Ministry of Trade Republic of Indonesia)
 

________________________________ From: fardinal frihandani To: beasiswa@yahoogroups.com Sent: Wednesday, December 31, 2008 2:28:50 PM Subject: [beasiswa] “Beasiswaku Berhasil”—(beasiswa dalam tanda kutip)=Morning Story
Dear All,   Ini sambungan cerita “Beasiswaku”-Dalam tanda kutip.=CERITA 2   Mudahan jadi motivasi juga, aku sharing cerita2 di milis benar2 bukan mau pamer, sok menggurui dll, benar2 niatku tulus ingin membantu dengan caraku, lewat tulisan.   aku memang suka menulis dan dari SMP banyak menjuarai lomba2 karya tulis. Suamiku bilang kenapa tidak diasah lagi bakat ku setalah 3 tahun aku vakum total, jadi aku sekalian membantu teman2 lewat cerita ku dan  aku juga sambil belajar “menulis” kembali, aku senang bgt kalo ada teman2 yang mau mengkritik tulisan ku.   Milis….. Suamiku bilang, kalo melakukan sesuatu LURUSKAN NIAT DULU, jadi saat aku send email pertamaku ke milis, insya allah udah lurus bgt niatnya buat sekedar membagi sedikit semangat.   Milis…. Kadang kan kita “ngeyel” bgt ngejar beasiswa luar negri karena prestige, atau mau sok2 abroad dll, tapi yang pasti banyak juga yang niatnya tulus karena memang mau jadi ahli yang suatu hari nanti selain bisa menopang hidupnya dengan mapan juga bisa membantu anak2 Indonesia yang kurang beruntung.   Milis, kadang saat niat negative kita muncul, kita sering lupa untuk liat detail beasiswa. Maksudnya, kan ada yang Full semua ditanggung, yang artinya kita keluar negri dengan modal yang minim juga toh nanti bisa idup disana, karena semua udah ditanggung, ada yang 50-50, jadi kita bagi dua, artinya need EXTRA money buat kita idup disana, ada yang Research scholarship-nah ini emang harus hati2 banget juga,   Ask yourself, siap gak dengan komitmen nya, ntar sibuk research akhirnya bertahun2 dinegri orang gak lulus, pulang tanpa gelar, trus gimana dananya, harus benar2 jelas, ada beberapa kejadian, yang pulang tanpa title, udah capek2 karena pertama pas diajalani research scholar, ditengah jalan ada bentrok dengan profesornya lah, tempat researchnya lah yang dinegeri antah berantah pula, kecapekan dll. Banyak factor X yang kita gak siap dari jauh2 hari..   INTINYA Banyak tipe scholarship, so WE MUST READ IT CAREFULLY. Saya rasa banyak kok teman2 yang punya wawasan luas tentang ini. Dan bisa kita search di internet.   Jangan karena mau “sok abroad” kadang kita lupa hal2 sepele tapi penting. Ada lho yang mahasiswa Indo yang gila di Belanda, karena ternyata beasiswanya gak seperti yang dibayangkan.   Akn lebih safe dengan beasiswa yang udah kita familiar bgt, atau jelas kerjasamanya. BUANYAK bgt beasiswa kalo kita hunting di net. SO, watch your step.   HUNTING BEASISWA tu menarik bgt, adrenalin jadi naik, BANYAK BGT hal2 sepele yang mesti kita tau buat jadi besar dan berhasil.   Sekedar cerita….. Kalo kata suamiku, waktu suamiku bareng “future” bosnya di Australia, bos nya selalu menerangkan sesuatu berdasarkan pengalaman, misal mereka biasa meledakakan lereng dengan sudut tertentu beradasarkan pengalaman, tapi kalo kata suamiku kita juga perlu itungan “ilmiahnya” agar meminimalkan human error, jadi di COMBINE ada pengalaman, ada hitungan realnya, jadi semua jadi klop. Saling back up lah   Artinya… Kita juga bicara berdasarkan fakta   Sama halnya dengan beasiswa, kita sharing dengan banyak orang tapi kita mesti punya itungan “real” dikertas.   Teman2 milis yang baik… Aku udah banyak bgt gagal trus bangun lagi, gagal lagi dan bangun lagi, baik dari soal karier, beasiswa, soal pribadi dll, tapi kalo kata suamiku aku tipe yang NGEYEL dan NGOYO dalam artian positif. Jadi aku punya stok semangat yang banyak banget.   Caranya. AMBIL SEMUA YANG BURUK YANG TERJADI AMA KITA buat jadi PELAJARAN. Hari pertama pasti masih terasa sakit, hari kedua sedikit sakit, hari demi hari sakitnya kurang dan makin lama sakitnya ilang. NANTINYA Kita akan gak tau lagi gimana rasa sakitnya tapi akan ingat itu PERNAH TERJADI   Milis yang baik, Suamiku cinta pertama ku (semoga jadi yang selamanya), kami pacaran 13 tahun dan nikah 3 tahun. Bisa dibayangkan banyak SUKA DUKA yang udah kami jalani.   Suamiku juga selalu baca tulisan ku.   Sekarang suamiku lagi terbang ke Papua, saat suamiku ikutan baca, aku ingin dia tau, terimakasi untuk selalu berusaha hadir saat aka jatuh dan beri semangat padaku bahwa aku bisa. Terimakasih untuk selalu bicara manis dan lembut walaupun hatinya jengkel liat sifatku yang egois, keras kepala dan ambisi.   Terimakasih buat semua cintanya.   Dulu waktu aku down suamiu send cerita ini….   Di Arab dulu, ada seorang perempuan super cantik, dan saat menikah maharnya 100 ekor kambing, dan ditempat yang sama ada perempuan yang buruk rupa dan semua orang bilang, jangankan semut, bangkaipun dak akan ada satu orang lelaki pun yang mau menjadikan mahar baginya.   Suatu hari ada pemuda dari desa tetangga yang melamar gadis buruk rupa itu dengan mas kawain 1000 ekor sapi.   Banyak yang bilang pemuda itu gila, dan banyak pula yang bilang mungkin buta karena mau menikahi perempuan jelek.   Penduduk desa tempat asal wanita jelek tadi secara terbuka bergunjing bahwa wanita jelek itu pasti dirumah suaminya dijadikan budak, atau gak dikasi makan atau apalah yang jelek2 karna saking gak “indah” nya wanita jelek itu.   Trus mereka memutuskan untuk berkunjung kesana buat memastikan, saat mereka datang, wanita cantik yang membukakan pintu dan membuatkan mereka teh. Trus mereka Tanya dimana wanita jelek dari desa mereka, trus wanita cantik tadi bilang, aku lah wanita itu.   Mereka gak percaya. Wanita itu bilang, karena suamiku begitu menghargaiku, begitu mencintaiku, maka aku yang buruk rupa ini berusaha memberikan yang terbaik yang aku punya, Maka aku belajar berdandan, belajar tata karma dan belajar banyak hal bagus untuk menyenangkan hati suamiku     Milis CINTA dan SEMANGAT dari orang-orang terdekat bisa jadi extra power buat kita hunting APAPUN didunia ini   Ini aku bisa tulis email pagi2 karena biadadari ku udah makan pagi, jajan dan mandi pagi.   HIDUPKU SIBUK BANGET sebagai “ibu RUMAH TANGGA”.   Waktu 10 menit berharga banget karena aku bisa melakukan hobiku. Ini bidadariku udah mulai merengek. Mulai bosan denga Tom Jerry nya   Aku harus stop dulu   Salam persahabatan      
 
     
[Non-text portions of this message have been removed]
————————————

Comments

MA / MSc Student, Carleton University, Ot

Date: Mon, 15 Dec 2008 11:51:35 From: Randall Gess [randall_gess@carleton.ca] Subject: Applied Linguistics/Discourse Studies: MA / MSc Student, Carleton University, Ottawa, Ontario, Canada
E-mail this message to a friend: http://linguistlist.org/issues/emailmessage/verification.cfm?iss=19- 3835.html&submissionid=199451&topicid=12&msgnumber=1
Institution/Organization: Carleton University Department: Linguistics and Applied Languages Studies Web Address: http://www.carleton.ca/slals/index.html
Level: MA / MSc
Duties: Research,Teaching Specialty Areas: Applied Linguistics Discourse Studies
Description:
The School of Linguistics and Applied Language Studies at Carleton University invites applications for admission to the MA program in Applied Language Studies for Fall Semester 2009. Excellent funding packages consisting of scholarships and teaching/research assistantships are available for qualified applicants.
Our MA program in the School of Linguistics and Applied Language Studies is well known as a dynamic community of learning where students can investigate the various areas of applied language research with faculty members who are involved in areas such as language teaching and learning, writing studies, literacy studies, genre studies, and critical discourse studies. Our faculty members’ broad-ranging expertise provides students with a unique and flexible program.
Our graduate program has been very successful in preparing students for a wide range of employment opportunities, as well as for PhD work.
Carleton University offers three possible program paths to complete the Master’s degree in Applied Language Studies: a Coursework path (equivalent of 10 one-term courses); a Research Essay path (equivalent of 8 one-term courses plus a Research Essay); a Thesis path (equivalent of 6 one-term courses plus a thesis).
For more information, please consult our website at:
http://www.carleton.ca/slals/linguistics- appliedlanguage/graduate/index.html
Application Deadline: 15-Feb-2009
Mailing Address for Applications: Attn: Ms. Joan Grant 215 Paterson Hall, Carleton University 1125 Colonel By Drive Ottawa ON K1S 5B6 Canada
Web Address for Applications: http://www.carleton.ca/slals/linguistics- appliedlanguage/graduate/admission-requirements/index.html
Contact Information: Ms. Joan Grant Joan_Grant@carleton.ca Phone:613 520-2802 Fax:613 520-6641

Comments

MA / MSc Student, University of Potsdam, Germany

Date: Wed, 22 Oct 2008 10:22:43 From: Frank Burchert [f.burchert@mac.com] Subject: Clinical Linguistics: MA / MSc Student, University of Potsdam, Germany
E-mail this message to a friend: http://linguistlist.org/issues/emailmessage/verification.cfm?iss=19- 3199.html&submissionid=194306&topicid=12&msgnumber=1
Institution/Organization: University of Potsdam Department: Neurolinguistics Web Address: http://www.emcl-mundus.com
Level: MA / MSc
Specialty Areas: Neurolinguistics; Psycholinguistics Clinical Linguistics
Description:
The Erasmus Mundus EMCL (’European Masters in Clinical Linguistics’) course is a 15 month full-time interdisciplinary and transnational university programme at Masters level. It provides integrated training in theoretical and experimental neurosciences and psycholinguistics with clinical issues. The aim of the Masters Course is to train highly qualified advanced students who are excellently prepared for research work and Ph.D. programmes in the above fields.
The transnational consortium comprises four universities: Groningen (NL), Joensuu (FI), Milano-Bicocca (IT) and Potsdam (DE). The programme consists of three terms: the core courses offered in the first term aim at providing the students with general knowledge about the fields mentioned above. During the second and third term, the students attend specialised courses. For the second term, students may choose to move from their first host university to another one, while all students meet at the University of Potsdam during the third term. To finish the programme successfully, the student writes a Masters thesis and attends a summer school or conference. All courses are taught in English.
The EMCL programme is part of the Erasmus Mundus initiative of the European Union, providing an Erasmus Mundus scholarship covering tuition fees (? 7,500.-), living and travelling costs for non-EU students admitted to the programme (amounting to a total of ? 29,000.-/scholarship). The EMCL- programme thus has a strong extra-European profile. Students from EU-countries may not apply for the Erasmus Mundus scholarship, but pay a reduced tuition fee of 2,700.-. Applications from EU students are highly welcome.
Requirement for application is at least three years of higher education (B.A., B.Sc. or equivalent) with an emphasis on linguistics, speech and language pathology, biomedical sciences, psychology or special education.
Application Deadline: 15-Jan-2009
Web Address for Applications: http://www.emcl-mundus.com
Contact Information: PD Dr. Frank Burchert f.burchert@mac.com

Comments

PhD Student, University of Giessen, Germany

Date: Fri, 12 Dec 2008 15:14:23 From: Vera Stadelmann [vera.stadelmann@gcsc.uni-giessen.de] Subject: General Linguistics: PhD Student, University of Giessen, Germany
E-mail this message to a friend: http://linguistlist.org/issues/emailmessage/verification.cfm?iss=19- 3815.html&submissionid=199255&topicid=12&msgnumber=1
Institution/Organization: University of Giessen Department: Int. Graduate Centre for the Study of Culture Web Address: http://gcsc.uni-giessen.de
Level: PhD
Duties: Research Specialty Areas: General Linguistics
Description:
Giessen University’s International Graduate Centre for the Study of Culture (GCSC), funded by the German federal government’s Excellence Initiative, offers a three-year structured PhD-programme in the study of culture. With its excellent research environment, a doctoral programme which is tailored to the needs of PhD students and the intensive personal support it provides, the Graduate Centre offers postgraduate students optimum conditions for their PhD-projects and a custom-made preparation for the time thereafter, both with regard to academic and non-academic careers.
From 01st October 2009, the GCSC offers up to 9 PhD scholarships.
PhD scholarships include a monthly stipend of approximately 1.000 Euros and are offered for one year with the possibility of two extensions, each of a year. Scholarships commence on October 1st, 2009.
Acceptance of a scholarship requires participation in the study programme and the wide-ranging events offered by the GCSC, as well as active involvement in at least one GCSC graduate research group. Scholarship holders must register as PhD students at Justus Liebig University. There are no tuition fees for doctoral students at JLU, except for an enrollment fee of approximately 200 Euros per semester. Scholarship holders are expected to take up residency in or near Giessen. The GCSC encourages applications from graduate students who have or expect to obtain a first or upper second class honours MA -degree (or equivalent) in one of the GCSC’s academic subjects* or in the arts/humanities, cultural studies, or social sciences. Fluency in either English or German is required.
The main selection criteria are the candidates’ academic qualification, the academic quality of the research proposal and the suitability of the project for the GCSC’s research programme. Short-listed candidates will be invited to a 30-minute interview; telephone interviews can be arranged for candidates from overseas.
The closing date for applications is 1st March, 2009. All applications (including an application form and further documents as stated on the GCSC website) have to be submitted online. Please find further information on the two-stage application procedure on our website:
http://gcsc.uni-giessen.de/application.
If you have any questions concerning your application, please contact us at gcsc-application@uni-giessen.de. On 2nd February 2009, the GCSC will host an Information Day at the Graduate Centre for the Study of Culture (GCSC), Justus-Liebig-University Gießen, Alter Steinbacher Weg 38, 35394 Gießen. The Information Day gives potential applicants the opportunity to meet the staff and students involved in the doctoral programme. You will also have the chance to obtain more information on the research areas and academic objectives of the GCSC, the wide range of interdisciplinary courses, colloquia, and conferences, the research support on offer, our international networks and partner institutions, as well as on publishing and funding opportunities available to GCSC-members.
*) see www.uni-giessen.de/gcsc or http://gcsc.uni-giessen.de/research
Application Deadline: 01-Mar-2009
Web Address for Applications: http://gcsc.uni- giessen.de/wps/pgn/home/GCSC_eng/notes_application_process/
Contact Information: Vera Stadelmann vera.stadelmann@gcsc.uni-giessen.de

Comments

PhD Student, University of Copenhagen, Denmark

Date: Fri, 28 Nov 2008 18:12:27 From: Bolette Pedersen [bspedersen@hum.ku.dk] Subject: Computational Linguistics: PhD Student, University of Copenhagen, Denmark
E-mail this message to a friend: http://linguistlist.org/issues/emailmessage/verification.cfm?iss=19-3652.html&submissionid=197806&topicid=12&msgnumber=1
Institution/Organization: University of Copenhagen Department: Center for Language Technology Web Address: http://english.cst.ku.dk
Level: PhD
Duties: Research Specialty Areas: Computational Linguistics Natural Language Processing
Description:
Center for Language Technology, University of Copenhagen, invites applications for a PhD Fellowship in language technology; preferably within the strategic fields: language resources and tools (research infrastructure), cognitive science, knowledge systems and tools for multilinguality. For more information, see our website provided above.
Application Deadline: 09-Feb-2009
Web Address for Applications: http://english.cst.ku.dk
Contact Information: Bolette Pedersen bspedersen@hum.ku.dk Phone:45 35 32 90 78 Fax:35 32 90 89
[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

· « Previous entries