Job Search, Job Listing, Opportunity
Work at home job, job vacancy
find a job, vacancy list, cari lowongan
Butuh, Segera, secretary, director

Archive for testimoni

beasiswaku

Dear Laskar Beasiswa,
Melalui email ini saya ingin mengucapkan terima kasih yg sebesar2nya pada teman2 di milis dan senior2 saya sesama scholar seeker atas bantuannya. Overall, hingga detik ini saya mendapatkan 4 beasiswa penuh untuk studi baik di dalam maupun di luar negeri, dan saya sudah mantap memilih satu.
Perlu teman2 ketahui bahwa untuk mendapatkan itu semua, bukan hal yang mudah meski saya juga sadar bahwa hal tersebut bukan sepenuhnya faktor usaha saya saja, ada faktor keberuntungan dan tangan tuhan yg juga bermain dalam hidup saya. Saya sangat bersyukur atas smua ini dan saya juga menyadari bahwa hal ini adalah anugerah sekaligus ujian buat saya, dan bahwa ini semua adalah satu awal dari perjuangan yg lebih hebat lagi.
Saya hanya bisa berpesan kepada teman2 semua yg masih memburu beasiswa di luar sana untuk jangan berhenti berjuang. Abaikan saja semua kata-kata negatif yg datang dari lingkunganmu (saya juga dapat kok :P ), hadapi smua tantangan dan lakukan yg terbaik yg kalian bisa. Anggap setiap hal yang kalian korbankan untuk mendapatkan beasiswa adalah investasi kalian menuju sukses.
Sukses selalu Keep struggling!! Do your best!!
Warm Regards,
Mutiara

Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com

Comments

Terimakasih

Saya mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya buat semua rekan-rekan milister beasiswa, berkat informasi dari teman sekalian saya berhasil mendapatkan dua beasiswa, beasiswa Erasmus Mundus 2009 dan beasiswa VLIR-UOS 2009. Saat ini saya masih belum memutuskan untuk menerima yang mana…tapi sekali lagi terimakasih…
maria wardhani paramita

Comments

thanks for the advise, i got the scholarship !

dear all,
makasih ya slama ini udah sumbang saran di milist ini. akhirnya setelah beberapa kali gagal… sekarang saya berhasil dapet beasiswa double degree dari Bappenas, dan sekarang udah mulai EAP…
thanks ya.
DEARY

Comments

TERIMAKASIH

Dear All,
Alhamdulillah akhirnya saya dapat kabar baik. Setelah yakin tidak diterima ,akhirnya saya baru dapat e mail bahwa saya adalah satu DAAD awardee untuk tahun ini. Padahal 2 minggu yang lalu saya dapat e mail penolakan dari DAAD untuk program yang sama tapi di uni pilihan kedua.
Sebenernya ini beasiswa yang saya apply pertama kali :) . Ini pun karena dikomporin sama Kang Gun - DAAD awardee tahun lalu (Kang ,kompor nya bukan hanya nyala tapi meleduk :P ). Jadi ceritanya karena waktu itu sempet merecoki beliau, akhirnya saya memberanikan diri untuk masukin lamaran ke DAAD. Tadinya gak PD abis, wah DAAD kan saingan nya buanyaaak. Lagian DAAD yang sekarang katanya mesti bersaing dengan aplikan2 seluruh dunia yang lain (cuma 7 orang dari seluruh dunia untuk jurusan sy yg dpt beasiswa). Apalagi setelah kasus salah kirim ijazah itu (minta ijazah akademik, aku kirim ijazah profesional) serta aplikasi yang sy merasa ngasal bikin nya. Setelah pesimistis aplikasi ku di reject, akhir januari lalu sempet di wawancara per telepon oleh course coordinator nya, dan baru tadi dapet official letter nya bahwa saya diterima di Universitat Heidelberg.
So, terimakasih buat temen2 dan para moderator yang sudah menginpirasi. Buat Kang Gun, Kak Iwan Adhi(thanks buat koreksi essay statement nya, it really worked out Kak :D ), dr.Astri, dr. Andhika Rachman, mas Luth, mas Jauhary, Dafe, mbak Ai Farida dan teman2 lain yang udah mensupport dan berinfo2 ria,terima kasih banyak yaa…. Buat teman2 yang lain, tetap semangat ya . Hunting lah high and low, jangan menyerah. If there’s a wil, there’s a way. (orang kayak saya aja bisa dapet, apalagi temen2 yang emang udah high achiever).
with love,
Vita

Comments

Beasiswa ADS

Dear Laskar Beasiswa (niru mas “frank the hero” nie)
Alhmdulillah, puji syukur kepada Allah Ta’ala, tahun ini saya berhasil mendapatkan beasiswa ADS , beasiswa pertama yg bisa saya raih setelah beberapa kali gagal
Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih untuk teman2 milis dan khususnya kepada moderator milis ini yg sudah byk membantu saya dalam proses mendapatkan beasiswa ini. Terima kasih untuk jawaban2 atas berbagai pertanyaan saya, tips dan trik dari postingan2 temen2 sebelumnya dan potongan2 informasi mengenai beasiswa ini yg saya dapatkan secara langsung dari teman2 semua yang bersedia saya kontak secara pribadi.
Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada semua ADS awardee tahun ini, dan buat yg blm dapat jangan menyerah, tetap berusaha insya allah suatu hari nanti teman2 mendapatkan yg terbaik (bisa ADS bisa juga yg lain). Amien . . . .
Semoga kita semua SUKSES!!!!!! Amien
-mutiara-

Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3 http://downloads.yahoo.com/id/firefox/
[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

Pengalaman Mendapatkan Beasiswa DAAD

Dear  friends, Just pengen sharing…. Akhirnya Jumat kmr saya dah dpt official document dr DAAD klo saya dpt scholarship via jalur professional. Jd skr tinggal tunggu waktu utk cek kesehatan dan pengurusan visa, krn saya dijadwalkan br mulai kursus bahasa Agt (selama 2bln) dan kul MBA di Leipzig mulai Okt ini. Bener2 thx God bgt buat kesempatan ini, dan saya jg mau mengucapkan terimakasih banyak utk milis beasiswa utk setiap info2 serta tips&trik terutama buat rekan milister yg sudah posting info tt DAAD scholarship ini di Agt 2008 kmr, also thx to Mas Hafiz dan Mb Ai Farida buat sharingnya sbg alumni DAAD scholarship holders. Saya br pertama kali ini apply DAAD dan tembus (thx God bgt kan), padahal saya sudah 2x ketolak ADS. Sebelumnya saya tdk pernah memberanikan diri apply scholarship ke negara selain Ausie krn setau saya kursi yg disediakan kecil sedang ADS kan katanya memberikan 300 kursi/thn. Tp mungkin memang makin byk kursi makin byk pesaing yah, dan memang jalan tiap org beda2, saat satu pintu tertutup pasti pintu lain terbuka. So buat temen2 lain yg masi berjuang jgn pernah menyerah ya, keep fighting en never let the spirit die…. Sekali lagi thx so much all. Btw buat temen2 penerima DAAD thn ini, klo bs kontak2 ya mungkin kta bs ngobrol2 tt persiapan utk pergi kesana (kt mb Endah sudah ada 14org yg beruntung, tinggal tunggu 1 org lagi krn total ada 15 kursi yg disediakan). En buat para alumni SEPT MBA- Leipzig Univ, klo berkenan saya boleh minta contact emailnya? siapatau saya blh kontak japri apabila butuh nanya2 terkait perkuliahannya.   Best rgds, stefani
————————————

Comments

Suatu Hari di Bulan….Oktober……..

Saya ingat waktu itu klo gak salah adalah bulan Oktober……tahun…2003…..saya masih menjadi mahasiswa ko-as kedokteran gigi dgn kesibukan dan level stress tingkat tinggi…..saya pikir cita2 saya untuk lanjut kuliah ke jenjang lebih tinggi jauh di awang2…yg ada dlm pikiran adalah cepet2 nyelesein segala tetek bengek ini dan segera keluar dari kampus berbekal ijazah profesi…lupakan…untuk sekolah lagi…….
Yogyakarta,..tanggal lupa…saya sudah menyelesaikan putaran pertama…jadwal…ko-as saya….masih ninggal beberapa pekerjaan…betapa menyebalkan…lalu diUGM….tepatnya fakultas teknik…ada seminar tentang postgraduate study…….Oh…My God…inilah informasi yg saya cari…mendaftarlah saya……diseminar tersebut……..saya mbolos satu hari waktu ko-as demi ikut seminar itu….
Pembicara yg saya ingat betul adalah ibu Pangesti Wiedarti……beliau bilang “dunia ada diujung jari2mu…..” setelahnya saya ikut milis beasiswa……tanpa henti saya search info tentang beasiswa…………….sekarang tahun 2009……saya berada di Eropa….impian saya kuliah diluar negri terkabul…setelah 6 tahun…..
Sevilla,2 January 2009
HAPPY NEW YEAR ALL THE MEMBERS……….THANKS FOR EVERYTHINGS

Comments

“Beasiswaku Berhasil”—(beasiswa dalam tanda kutip)

Dear Milis,   Aku mau sharing cerita tentang pengalaman “beasiswa” ku. Pertama bgt aku mau bilang makasi ama Ibu Pangesti yang dulu udah mau terima telpon ku waktu aku tanya2 info ttg beasiswa dan aku sangat salut beliau mau berbagi info tanpa merasa terganggu dengan aku yang sama sekali tidak beliau kenal. Dan terimakasi banget buat Togap Siagiaan, bukunya tentang beasiswa bagus bgt. Aku belum pernah ketemu Togap langsung tapi Togap kakak kelas suamiku waktu kuliah dan dulu satu tempat kerja dengan suamiku di Papua. Bicara dengan Togap lewat email dan chat sangat membantuku buat hunting beasiswa. Yang memang pada akhirnya semua jurus2 Togap bisa membuatku masuk shortlist BEASISWA. Selain itu aku juga sangat berterimakasi kepada banyak pihak yang waktu aku lagi hunting beasiswa sangat2 banyak membantu, mulai dari pak Dekan, sahabat dan orang-orang baru yang kukenal lewat milis, lewat teman dll   Tapi aku mengundurkun diri.   Nah ini poin penting cerita tentang “beasiswaku”.   Dari sebelum nikah dengan suamiku aku udah getol apply2 beasiswa tapi BANYAK GAGAL.dan setelah nikah dengan suamiku aku masih rajin apply dan saat aku hamil masih juga rajin apply. Baru ada yang kepanggil buat shortlist beasiswa setelah aku melahirkan.   Sayang, kerja keras ku tidak bisa aku nikmati karena aku mengundurkan diri dari semua shortlist beasiswa dan juga berhenti kerja, bukan karena suamiku melarang tapi karena waktu itu putri kecil kami sering sakit karena sering aku tinggal dan tidak mau diasuh oleh orang lain, PUTRI KECIL KAMI MAU MAMA NYA SENDIRI YANG MENJAGANYA.   Memang keputusan yang sangat berat, karena waktu itu suamiku bilang, semua keputusan mundur harus datang dari dalam hatiku sendiri agar suatu hari aku tidak menyesali suamiku. Karena suamiku tau banget aku sangat menggebu-gebu dengan beasiswa keluar negri.   Milis……. Benar kata buku TOGAP, untuk lulus beasiswa banyak caranya.   Setelah aku mundur dari semua aktivitasku, suamiku bilang, lewat tangan nya atas ridho Allah, izinkan dia membuat ku meliat dunia. Aku benar2 wanita yang sangat beruntung.  Punya suami yang sangat menghormatiku dan membuatku jadi orang paling penting dalam hidupnya. Suamiku bekerja keras untuk banyak hal, lewat tangannya aku liat negara-negara asing.   Dan suamiku selalu menyemangatiku akan ada waktunya bagiku untuk mulai sekolah lagi, kerja lagi dan sibuk seperti dulu dengan bidadari kecil kami tetap jadi prioritas utama   Dan lewat tangannya pula, mohon doanya akhir Januari 2009 kami akan pindah ke Australia karena suamiku bekerja disana ( semoga krisis global cepat membaik)  . Alhamdulilah, Allah Maha Besar.   Buat teman2 yang masih “HUNTING” beasiswa jangan menyerah ya. Banyak banget orang2 diluar sana yang tanpa kita sangka siap membantu kita mencapai mimpi. Kalo gagal, coba lagi dan coba lagi.   Memang saat gagal rasanya sakit banget tapi benar juga BANYAK JALAN MENUJU ROMA.   Mudah2an bagi teman2 yang sekarang masih belum berhasil dan saat berhasil bisa menjadi pioneer dan dewa penolong bagi banyak anak2 Indonesia yang tidak bisa sekolah karena faktor ekonomi   Terimakasi.   Selamat tahun baru 2009 ya, moga masa depan kita semua jadi lebih baik.   Nb.Yang terhormat Ibu Pangesti semoga Allah mengizinkan suatu hari saya bisa bertemu ibu face to face. Banyak hal yang ingin saya tanya dan belajar dari pengalaman2 ibu, kalo ibu izinkan.
————————————

Comments

Alhamdulillaah & Terimakasih for Keeping My Spirit

Dear Milist Beasiswa….
Bismillaahirrohmanirrohiim Alhamdulillaahirrobbil alamin terima kasih atas berbagai informasi yang dihadirkan di Milist ini yang selama ini banyak menjaga semangat ikhtiar menggapai Beasiswa Luarnegeri
Setelah hampir 5 tahun bergabung dengan milist ini akhirnya beasiswa PhD luar negeri Alloh ridloi untuk saya Setelah hampir 5 tahun saya banyak membaca testimoni dan tips2 temen2 pemenang beasiswa yang mampu menyalakan kembali semangat ikhtiar saya Banyak informasi peluang2 beasiswa yang moderator/teman2 sampaikan yang bagi saya seringkali “untouchable” but at least mampu membuka wawasan saya bahwa masih buanyak rizqi beasiswa Alloh yang menanti untuk dijemput Alhamdulillaahirrobbi’alamiin…ternyata akhirnya Alloh berkenan menganugerahkan Beasiswa “Australian Leadership Awards” untuk PhD saya di Australia tahun 2008 ini
Alhamdulillaahirrobbil’alamiin…saya yakinkan buat teman-teman yang masih dalam proses menjalani takdir menjemput rizqi beasiswa: “Keep Praying and Keep Trying!!! … Huznudzonlah (berprasangka baiklah) selalu terhadap takdir Alloh, Alloh Maha Pandai dalam merancang tahapan takdir Beasiswa kita”. Jika saja Alloh tidak menjaga semangat mimpi beasiswa PhD luar negeri ini, mungkin saya sudah putus asa dan beralih berorientasi bekerja mencari uang saja di Indonesia. Hanya 2 Hal yang dibutuhkan untuk terus percaya ada peluang beasiswa bagi kita: KESEHATAN & UMUR, jika kita masih sehat dan jika Umur kita masih memenuhi syarat beasiswa maka tidak ada kata “Gagal ” dalam ikhtiar kita yang ada hanyalah “Belum Saatnya”. Jalan takdir beasiswa PhD luar negeri saya ternyata tidak sederhana karena Alloh Maha Tahu saya bukanlah orang pinter seperti kebanyakan teman-teman penerima beasiswa: - Saya hanyalah seorang sarjana Jurusan yang “kurang laku” dengan IPK 2,85 dengan TOEFL saat lulus S1 sekitar 450-an. Saya membutuhkan lebih 3x bergabung dengan Lembaga Bahasa English hanya untuk meningkatkan score TOEFL saya dari 450 menjadi 480..dari 480 menjadi 500..dari 500 menjadi 525..dari 525 menjadi 540…dan akhirnya menjadi 560. - Saya membutuhkan waktu lebih dari 2 tahun untuk membungkus S1 saya dengan “kemasan” S2 dalam negeri yang lebih menarik dalam topik dan IPK hanya untuk bisa meningkatkan nilai jual saya. - Dan jalan takdir yang lebih Tak Terduga adalah ternyata saya membutuhkan Takdir Isteri saya memperoleh Beasiswa S2 ke luar negeri agar saya siap dan layak memperoleh beasiswa S3 luar negeri. Dibutuhkan 5 tahun ikhtiar mencari beasiswa S3 luar negeri bagi saya, dibutuhkan status dan takdir “Visiting Researcher” untuk mendidik saya agar layak memperoleh beasiswa S3, dibutuhkan takdir “Visiting Lecturer” untuk memaksa mental dan skill English saya agar berani berhadapan langsung dengan English environment, dan akhirnya dibutuhkan takdir “Research Assistant” di Arab Saudi agar saya bisa lebih tahu diri dan mensyukuri semua nikmat Alloh serta kesempatan memohon langsung di tempat2 yang Alloh janjikan lebih ma’bul untuk berdoa.
Sekedar memotivasi saya dan teman-teman…percayalah bisa jadi diluar sana (di Amerika, di Australia, di Jepang, di Eropa, di Arab Saudi,..) ADA jatah-jatah/takdir Beasiswa Kita yang menunggu untuk kita “jemput”. Mereka hanya membutuhkan kita untuk menjemputnya, dengan terus dan terus berikhtiar fisik dan non-fisik. Ikhtiar fisik adalah memenuhi seluruh persyaratan Beasiswa (yang pasti membutuhkan banyak waktu, biaya dan kerja keras). Ikhtiar non-fisik adalah doa, sholat, shodaqoh, dan semua usaha kebaikan yang kita yakini akan semakin mempermudah mekanisme takdir fisik kita. Jika kita menyerah sekarang maka sampai matipun nanti kita tidak tahu apakah memang ada takdir beasiswa kita atau tidak…namun jika setidaknya anda telah mencoba ikhtiar maksimal..sekali lagi maksimal (5 tahun…10…atau mungkin 15 tahun..hingga umur sudah melewati syarat beasiswa) namun ternyata anda tidak memperoleh beasiswa juga, maka setidaknya kita seperti seseorang “penjemput” yang telah berikhtiar berangkat ke Terminal Bus dan mencari-cari teman kita yang bernama “Rizqi Beasiswa” disana, jika ternyata dia memang tidak ada setidaknya kita telah puas karena kita telah maksimal berusaha dan usaha kita itulah yang akan menjadi amal kita di dihadapan Alloh jika kita niati sebagai ibadah. Bukankah Alloh hanya menyuruh kita untuk BERUSAHA sedangkan hasilnya adalah 100% urusan Alloh. Maka Luruskan Niat, Jaga Semangat, Penuhi semua mekanisme sebab akibat takdir beasiswa kita. Sekedar berbagi pendapat saya tentang mekanisme takdir beberapa beasiswa silahkan membacanya di tonydwisusanto.wordpress.com
Sekali lagi terima kasih kepada semua teman-teman dan moderator..insyaALLOH semua informasi yang teman2/moderator sampaikan adalah amal jariyah anda dihadapan Alloh. Mohon maaf jika ada kesalahan. InsyaAlloh saya akan tetap setia bergabung dengan mailing list beasiswa ini karena Alhamdulillaah saya masih punya mimpi untuk menggapai beasiswa Post Doctoral selesai PhD nanti :) …amiin.
Wassalamualaikum Wr. Wb. Tony Pelita Hati tonydwisusanto.wordpress.com

____________________________________________________________________________________ Looking for last minute shopping deals? Find them fast with Yahoo! Search. http://tools.search.yahoo.com/newsearch/category.php?category=shopping
[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

[testimoni] melawan keterbatasan II

yaa….. itu pokonya melawan semua ketidakmungkinan misal dulu skor toefl saya cuma 470-an saya berusaha sekuat tenaga belajar dan menepis semua kemalasan misal belajar soal toefl minimal 3 jam sehari. Pokoknya prinsip saya dulu “siapa bekerja keras insyallah dapat !”. Tipsnya yaa kerja keras melawan semua kelemahan diri, menepis kecengengan, kemanjaan manusia tidak ada trik yang aneh-aneh, kog. Dan rajin mencari informasi di internet minimal 1 minggu sekali. Semua usaha yang dijalani saya punya target…artinya gantungkan cita-cita setinggi langit kalaupun tidak mencapai langit toh sudah tidak di lumpur lagi, begitu…lah. Alhamdulillah saya berhasil. Selamat berusaha ! . Fulanah wrote: Dear Mas Sarwo, salam kenal dari saya, terima kasih atas email nya di milis beasiswa, cukup membangkitkan semangat saya kembali. Mas, bisa ceritain ga gimana perjalanan mas mencari beasiswa dan akhirnya dapat. trus sekarang Mas srwo kuliah dimana di belandanya? ada tips n trik ga untuk mencari beasiswa dengan modal terbatas (Bhs Inggris, prestasi). Mohon bantuannya ya Mas, Thanks, Sisi
——————————— Cheap Talk? Check out Yahoo! Messenger’s low PC-to-Phone call rates.
[Non-text portions of this message have been removed]

Comments

· « Previous entries